Pemasangan Proyektor

Orang di jaman dahulu sangat sering melakukan pemasangan proyektor mirror atau tembak belakang. Proyektor mirror umumnya dipakai untuk menampilkan gambar pada sebuah layar dengan cara ditembakkan dari arah belakang. Proyektor mirror dapat  menampilkan tulisan, dasar warna latar belakang dan lain-lain. Saat belum ada proyektor digital seperti saat ini, proyektor mirror masih cukup populer pada masanya.

Bahkan mungkin banyak yang belum pernah melihat proyektor mirror di masa ini karena sangat jarang digunakan dan fungsinya sudah digantikan dengan proyektor digital. Ada beberapa keuntungan dari proyektor mirror dibandingkan dengan proyektor digital. Selain kesannya yang vintage alias zaman dahulu, proyektor mirror menampilkan citra lebih tajam. Apa yang sahabat tulis di mika bisa langsung ditampilkan di layar saat itu juga.

Tentu berbeda dengan proyektor digital. Proyektor digital menampilkan file atau data yang telah disusun secara digital. Artinya variannya akan semakin banyak, mulai dari warna yang bermacam-macam, gambar, hingga video. Meskipun sudah jarang ditemukan, bukan berarti tidak diminati. Masih ada segelintir pihak yang menyukai dan memakai proyektor mirror untuk melakukan presentasi. 

Beberapa orang bahkan lebih memilih proyektor mirror dibandingkan dengan proyektor digital. Meskipun sudah tidak sepopuler seperti zaman dahulu, tetapi masih banyak yang menggunakan proyektor cermin ini. Bagaimana melakukan pemasangan proyektor mirror atau tembak belakang dan bagaimana cara pengoperasiannya? Mari simak penjelasan mengenai proyektor mirror di bawah ini. 

Pemasangan Proyektor Mirror yang Tepat 

Ada cara tertentu yang perlu sahabat perhatikan saat memasang dan mengoperasikan proyektor mirror. Pertama-tama, pastikan cahaya tembak dapat menyala dengan sempurna. Selanjutnya perhatikan posisi cermin karena letak cermin harus lurus, agar pantulan cahaya tidak miring. Jika cerminnya miring maka tampilan yang dihasilkan akan miring atau meleset.

Bagaimana cara mengatur cermin pada proyektor cermin? Mudah sekali. Tinggal perhatikan bagian samping, maka sahabat akan menemukan tuas. Tuas tersebut yang diatur untuk mempengaruhi citra. Caranya adalah memutar bagian samping untuk mengatur seperti menaikkan dan menurunkan cermin sehingga jarak bisa disesuaikan baik dekat maupun jauh. Sahabat juga bisa mengatur fokus proyektor dengan tuas yang sama. 

Langkah selanjutnya adalah memilih latar untuk menampilkan gambar atau visual. Pilih latar yang polos dan berwarna terang untuk menampilkan gambar yang akan ditembak. Pastikan latar bersih dan berukuran sesuai dengan ukuran gambar yang akan diproyeksikan, agar gambar lebih jelas terlihat. Akan lebih baik jika latar yang akan ditembak berupa kain putih.

Proyektor juga jangan terlalu lama dinyalakan jika tidak segera digunakan. Karena akan menimbulkan panas dan bisa tiba-tiba padam sendiri. Jika sudah mati sendiri maka sahabat bisa kesulitan, karena menyalakannya membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Sehingga pastikan kapan dan berapa lama sahabat akan menggunakan proyektor. 

Pemasangan Mika yang Tepat untuk Proyektor Mirror

Selanjutnya cara melakukan pemasangan proyektor mirror atau tembak belakang adalah mengatur mika yang akan dipasang, agar dapat diproyeksikan dengan baik. Mengapa harus menggunakan mika? Karena gambar atau tulisan dengan media mika bisa ditembus oleh cahaya, sehingga mata menjadi bahan yang paling umum dipakai untuk memproyeksikan tulisan.

Cara mengaplikasikannya cukup mudah, Sahabat bisa menyiapkan mika sebelumnya untuk diproyeksikan. Jadi sahabat tinggal meletakkan mika yang akan diproyeksikan saat mempresentasikan. Bisa juga sahabat langsung menulis diatas mika saat memproyeksikan. Namun mungkin akan agak sulit untuk menyesuaikan besar tulisan dan letaknya saat diproyeksikan.

Jika sudah menyiapkan terlebih dulu, maka dipastikan tulisan akan rapi dan bentuknya akan lurus dan letaknya tertata. Tapi jika sahabat lebih suka memilih menulis secara langsung saat presentasi dilakukan, maka hal tersebut bisa diaplikasikan. Semua tergantung cara dan keinginan pengguna saja. Asalkan proyektor dapat membantu presentasi, maka sah-sah saja. 

Sangat mudah bukan menggunakan proyektor cermin? Meskipun persiapannya cukup lama dan memakan waktu. Namun sahabat akan merasakan suasana pada zaman dahulu saat masih menggunakan proyektor cermin. Jika sahabat memiliki proyektor cermin, kini sahabat sudah bisa mencobanya.

Screen yang tepat untuk proyektor mirror

Untuk menembakkan hasil proyeksi dari arah belakang, kita dapat menggunakan layar (Screen) Fast Fold Draper. Kelebihan dari screen ini adalah bahannya yang sangat kuat dan tahan lama. Selain itu, surface dari layar Fast Fold Draper tidak mudah berjamur dan menguning. Sehingga warna layar tetap tampak putih cerah meski sudah dipakai bertahun-tahun. 

Tips      

Jika jarak dari proyektor ke layar cukup jauh, kita dapat memasangnya di rak dengan cermin yang berfungsi membengkokkan cahaya dan membantu memperpanjang jarak proyeksi. 

Meskipun pemasangan proyektor tembak belakang sudah sangat jarang, namun masih ada beberapa pengguna yang menggunakan teknik satu ini. Biasanya dilakukan dalam acara-acara hiburan seperti konser, pagelaran panggung atau drama musikal, dan lain sebagainya. Hal ini dikarenakan posisi acara berada di atas panggung yang mana jarak panggung cukup tinggi. Sehingga tidak memungkinkan untuk dipasang proyektor standar. Selain itu, jika proyektor diletakkan di belakang layar, akan lebih enak dipandang mata karena keberadaan proyektor tidak terlihat oleh audiens. Selain untuk acara hiburan, tidak jarang juga proyektor tembak belakang digunakan untuk acara pesta dan pernikahan. Namun kembali lagi, saat ini sudah sangat jarang dilakukan.

Open chat
1
Halo Alqov Multimedia, saya mau sewa lcd proyektor untuk hari dan jam